intro: welll…. ini tulisan dari sahabat saya mengenai saya
About Someone
Who’s Him??I’m gonna write about a person. This person is one of my best friend.Temen saya banget deh. Saya lupa, kapan kenal dia..dimana kenal dia..yang jelas, sampe sekarang dia masih selalu ada buat saya, masih selalu bersedia menerima dan memberi kritikan, masih selalu rajin sms saya, dan masih selalu..selalu…selalu..(bahkan saya ngga tau harus menyebutkan apa saja disini)This person, is a friend yang (bagi saya) cukup fleksibel. Saya tau gimana dia sebenarnya. Saya pernah sangat marah sama dia, kecewa…karena dulu dia pernah memandang saya berbeda karena bagi dia mungkin saya memang “beda”. Saya pernah sangat tidak suka sama dia karena apa yang dia sebut “saran” tapi justru bagi saya merupakan usaha untuk mengatur hidup saya. Dia memberitahu saya bagaimana bertindak, bagaimana berbuat, serta bagaimana-bagaimana yang lain. Waktu itu saya menangkap kesan, bahwa dia terlalu mengatur..terlalu menggurui. Saya tidak suka itu. Saya merasa, bahwa saya bisa mengatur diri saya sendiri. Dia dan saya sempat jauh…seolah tidak pernah kenal sama kenal dan tau sama tau. Dia mungkin memberi saya waktu untuk berpikir. Saya tau, Dia baik. Tapi bukan kebaikan itu yang saya minta. Saya mau dia yang tidak terlalu baik..saya mau dia yang seperti dulu, yang sama-sama suka nonton, sama-sama suka musik. Seiring waktu, dia dan saya akhirnya kembali seperti awal. Dia kembali menjadi Dia yang dulu. Dia kembali menjadi orang yang bisa menampung, mendengar, memberi dan menerima. Dia orang pertama yang menilai Blog yang saya buat. Dia yang memberi semangat, malah saya kadang seakan-akan dikejar deadline, untuk selalu posting blog tiap hari. Dia selalu ingin saya menjadi diri saya sendiri. Dan bagi saya, dia yang seperti itu yang saya suka. Dia yang seperti “Dia”.Saya mungkin terlalu egois. Mungkin saya yang tidak mau berusaha menjadi lebih baik, atau mungkin saya tidak berusaha mengerti bahwa semua yang dikatakan Dia benar. Saya bukannya merasa benar, tapi saya hanya melakukan apa yang menurut saya benar. Dan saya tau, dia mengerti. Well, this person…is special. Because as a person, he’s very special. I’m hoping so much, that one day…he’ll find his true love. He’ll find his true way, and he’ll find his true life.Saya cuma berdoa yang terbaik buat Kamu. Wish you all the best, Pal..!!Thanx for being my friend, and for being there always. Semangat yahh…keep fighting Bro.You are a friend, you are a brother, you are a light for me.



